8-9 April 2012
3019 mdpl
Tidur beratapkan langit dan bulan purnama.
Malam itu di puncak pangrango, hanya ada kami 7 orang manusia yang kelelahan, malaikat pencatat dan Tuhan yang selalu mengawasi. Berada jauh dari hiruk pikuk kota yang hanya bisa kami lihat dari kerlipan-kerlipan cahaya di kejauhan, rasanya begitu menenangkan. Melihat kelangit luas yang terbentang tanpa tiang, dan kali ini (hampir) tanpa awan. Berhiaskan bulan penuh seperti buah cerry kekuningan. lalu rasanya aku tak pernah bisa berharap lebh indah dari ini. kenangan yang tak mungkin terulang karena yang berharga dari sebuah kenangan adala ia hanya terjadi sekali dan tak akan pernah ada yang sama.
Thanks for another great memories with u,
with all of my best friends.
Apr 11, 2012
Mar 28, 2012
Sajak kangen dari Rendra yang kutuliskan lagi untukmu
Kau tak akan mengerti kesepianku
menghadapi kemerdekaan tanpa cinta
kau tak akan mengerti segala lukaku
kerna cinta telah sembunyikan pisaunya
membayangkan wajahmu adalah siksa
kesepian adalah ketakutan dalam kelumpuhan
engkau telah menjadi racun bagi darahku
apabila aku dalam kangen dan sepi
itulah berarti
aku tungku tanpa api
Karya: WS. Rendra
Fate
Tak ada yang kebetulan di dunia ini
Karena setiap pertemuan adalah takdir
Dan setiap kejadian
tercipta untuk sebuah alasan
Ada hal hal yang mampu kita pahami
Namun tak sedikit yang jadi misteri
Sebabnya
Tak sedikitpun aku menyesal mengenalmu
Meski mungkin
Pertemuan kita terjadi bukanlah untuk cinta
Namun
semua itu telah mengajarkan aku
cara untuk tersenyum
cara untuk bahagia
yang dahulu sempat kulupa
*) Percayalah pada Alloh SWT, atas semua aturan yang dibuat-Nya.
Dia tahu yang terbaik untuk ciptaan-Nya
sumber gambar dari sini
sumber gambar dari sini
Subscribe to:
Posts (Atom)
